3.1.19

Membuat Kartu Kuning (Surat Tanda Pencari Kerja)

Salah satu persyaratan untuk melamar kerja adalah menyerahkan Kartu Kuning alias Surat Keterangan Tanda Pencari Kerja. Meski nggak semua perusahaan mensyaratkan itu. Dan... gue diharuskan membuat kartu sakti ini.

Awalnya gue sempat nge-googling di mana tempat buat Kartu Kuning itu. Kebanyakan sih pas gue ketik dengan keyword "membuat kartu kuning di Jakarta" nggak ada yang jelas. Bahkan banyak yang menyarankan ke dinas.

Tapi untunglah nyokap gue adalah emak-emak gaul kelurahan, haha. Jadi, beliau bilang nggak perlu ke dinas apalagi ke kecamatan. Di kelurahan juga udah bisa buat Kartu Kuning, secara PTSP udah ada di tiap kelurahan, dan hal itu udah sejak tahun 2015.


Jadi gue pun langsung ke kelurahan. Bahkan antreannya nggak rame. Gue dapet antrean nomor 20, sementara PTSP lagi ngelayanin nomor 18. Nggak sampai dua menit, gue udah ngasih tahu kebutuhan gue mau ngapain di sana.

Dan yang diminta cuma:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi Kartu Keluarga
  3. Fotokopi ijazah dari SD sampai kuliah
  4. Pasfoto 3x4 sebanyak tiga lembar

Setelah itu gue ngisi formulir pengajuan (yang sebenarnya bisa kita download lebih dulu di sini). Udah deh, nggak sampai sepuluh menit Kartu Kuning-nya jadi. Kalau mau legalisir, fotokopi dulu dan maksimal sepuluh lembar.

Sekian dan terima kasih. Semoga posting-an ini ada faedahnya. Hahaha. 

2 comments:

  1. Pas waktu lulus SMA dan niat nyari kerja, baru bikin. Pas udah kuliah dan nyari kerja, nggak mensyaratkan itu. Saya baru tahu kalo Kartu Kuning bisa dibikin di kelurahan. Selama ini di Kota Cirebon di pegang sama Depnaker.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kok. Baru tahu juga. Memang kayaknya nggak semua daerah udah serentak soal PTSP ini sih. Dulu gak buat beginian, eh sekarang disuruh buat. Untung mudah! :D

      Delete