Sabtu, 03 Februari 2018

#UthaNonton - Februari 2018

Akhirnya bulan Februari! Gue excited banget dengan film-film yang bakal diputar di bioskop pada bulan ini. Februari ini, diawali dengan nonton film Indonesia!


8. Dilan 1990
Skor: 6/10


Tadinya sih gue pengin nonton yang lain, tapi akhirnya memilih film yang novelnya juga laris manis di pasaran. Sejujurnya, gue DNF (did not finish) saat baca novelnya karena bukan selera gue. Tapi, ngeliat banyak banget resensi pendek di IG Stories yang bilang film ini bagus, juga hype sekian juta penonton dalam beberapa hari, gue juga jadi penasaran. Bisa dibilang, detail yang ada di film ini bagus, istilahnya nggak buat mengernyit. Pantas saja, karena memang penulisnya juga turun tangan di film ini. Akting Iqbal juga pas banget sama Dilan, buat banyak remaja terkesiap saat dia gombalin Milea (ini terbukti satu deret ABG di depan gue pada histeris!). Sayangnya, selain blue screen yang parah saat Bunda menyetir mobil, film ini memang dibuat bersambung begitu ya, banyak yang nggak "diselesaikan", mungkin mengandalkan sekuel filmnya nanti yang bakal berjudul Dilan 1991.  Secara keseluruhan, cukup menikmati film ini, juga gombalan-gombalan nyeleneh Dilan.


Minggu, 28 Januari 2018

#UthaNonton - Januari 2018 (Bagian 2)

Karena sampai tanggal 31 Januari nanti gue nggak punya jadwal menonton di bioskop lagi, resensi singkat filmnya bisa langsung gue tulis. Nah, ini film-film selanjutnya yang gue tonton di bulan Januari.

5. 1984: When the Day Comes
Nilai: 8/10

Film sejarah Korea Selatan yang bagus! Jadi menceritakan tentang keadaan Korea Selatan pada tahun 1987. Salah satu pemicunya adalah interogasi terhadap mahasiswa yang berujung nyawa, yang mana tanpa dasar hukum dan berusaha ditutup-tutupi. Padahal mahasiswa tersebut "dipaksa" mengaku anggota komunis.  Jadi teringat novel Laut Bercerita saat menonton film ini. Salah satu film yang paling membekas di bulan Januari. 

Selasa, 23 Januari 2018

#UthaNonton - Januari 2018 (Bagian 1)

Pada bulan Januari ini, banyak sekali film bagus. Kadang sangsi sendiri gue bisa menonton bahkan sampai tiga film dalam satu pekan di bioskop. Ini ulasan singkat film-film yang gue tonton.


1. Insidious Chapter IV: The Last Key
Skor: 5/10

Karena mengikuti film-film sebelumnya, tentu ngebuat gue kepingin menonton film ini secara langsung saat rilis. Bahkan bukan cuma gue yang antusias karena nyaris satu studio penuh! Sayangnya, rasa antuasiasme yang gue miliki (atau mungkin juga yang lain) harus berbalik menyerang karena filmnya benar-benar datar. Gue sama sekali nggak merasakan nuansa mencekam di film ini. Meski memang menyukai seri Insidious yang dibumbui kisah keluarga, kali ini ramuan mereka nggak mempan karena terlalu mementingkan cerita keluarga yang mana juga terasa tanggung. 


Selasa, 02 Januari 2018

6 Tipe Penonton Paling Mengganggu di Bioskop

Selama setahun terakhir, gue jadi lebih suka menonton di bioskop. Tentu karena memang lebih menikmati sajian visual dalam layar lebar dan audio yang lebih cadas. Namun, pasti kalian pernah mengalami kejadian saat ingin menonton dengan tenang, tapi tiba-tiba ada yang mengganggu, kan? Gue sendiri sering mengalaminya. Biasanya, gue menegur kalau benar-benar sudah mengganggu kenyamanan gue dalam menonton. 

Sumber: jaidenphotography


I. Penonton Bercerita atau Mengobrol di Bioskop
Menurut gue, hal paling norak dan kampungan yang dilakukan di bioskop adalah bercerita atau bertanya tentang plot. Penonton tipe ini terdiri atas tiga jenis: pasangan, segerombol teman, dan penonton yang sudah menonton. Tipe pertama, kita bahas pasangan. Biasanya, gue paling sebal dengan orang yang berpacaran di bioskop. Kebanyakan (memang nggak semua) mereka akan mengobol mengenai film yang ditonton, seolah mereka menyewa satu studio penuh. Biasanya si cowok yang merasa paling tahu tentang film, seolah kritikus andal yang paham akan produksi film tersebut, bahkan nggak jarang secara proaktif bercerita pada si cewek tanpa diminta.