[39] A untuk Amanda by Annisa Ihsani (Blog Tour and Giveaway)

By Tri Saputra Sakti - Sunday, April 10, 2016




Amanda punya satu masalah kecil: dia yakin bahwa dia tidak sepandai kesan yang ditampilkannya. Rapor yang semua berisi nilai A, dia yakini karena keberuntungan berpihak padanya. Tampaknya para guru hanya menanyakan pertanyaan yang kebetulan dia tahu jawabannya.

Namun tentunya, tidak mungkin ada orang yang bisa beruntung setiap saat, kan?


Setelah dipikir-pikir, sepertinya itu bukan masalah kecil. Apalagi mengingat hidupnya diisi dengan serangkaian perjanjian psikoterapi. Ketika pulang dengan resep antidepresan, Amanda tahu masalahnya lebih pelik daripada yang siap diakuinya.


Di tengah kerumitan dengan pacar, keluarga, dan sekolahnya, Amanda harus menerima bahwa dia tidak bisa mendapatkan nilai A untuk segalanya.



A untuk Amanda, Annisa Ihsani
Gramedia Pustaka Utama, 264 halaman
ISBN 9786020326313
Cetakan Pertama, Maret 2016


* * *


Saat editor novel ini menanyakan saya untuk menjadi salah satu host blog tour novel A untuk Amanda, saya tak perlu berpikir panjang lagi... Saya langsung mengiakan karena memang sudah tergoda dengan tulisan Annisa Ihsani sejak novel debutnya, Teka Teki Terakhir.

Dari judul dan sinopsis di kover belakang, tentu bisa menyimpulkan premis novel ini. Tentang Amanda yang tidak memercayai kesempurnaan akan nilai yang selalu dia dapatkan. Ya, berawal dari
ketidakpercayaan cewek itu akan kemampuannya sendiri, dia mulai berasumsi bahwa ada yang salah di otaknya. Karakter Amanda yang begitu remaja begitu kuat. Amanda cewek cerdas, tentu. Dan rasa waswas yang ada di benaknya itu pernah saya alami saat kuliah: "Hmm... kayaknya ini kebetulan deh dapet IP segini. Oh... kayaknya dosen A memang lagi bermurah hati kasih nilai." Dengan pendapatdan pikiran-pikiran tersebut, saya merasa diri saya penipu. Sindrom merasa dirinya penipu itu... sering kali saya rasakan saat kuliah. Jadi, saat tahu Amanda berpikir seperti itu, saya berpikir, "Oh, bukan cuma saya yang pernah merasa seperti penipu dengan IP yang cukup baik, padahal sebenarnya otak saya dangkal. Atau karena kebetulan saya bisa menjawab esai saat UTS atau UAS karena skill mengarang bebas, padahal analisis yang saya berikan sangat shallow."

Yah, A untuk Amanda membawa saya kembali pada saat-saat kuliah. Ketakutan yang berkelindan di otak Amanda, pernah juga saya rasakan meski tidak separah Amanda. Dan lagi-lagi, saya tidak seberani Amanda. Makanya, saya salut dengan penulis yang mengambil tema ini di novelnya. Bukan hanya itu, ada beberapa konten yang cukup buat saya terkejut seperti agnostik dan feminisme. Untuk sedikit menyerempet ke hal-hal seperti itu, untuk novel remaja lokal, saya cukup mengapresiasinya. Remaja memang rentan, tapi sekali lagi, novel ini berlogo "Young Adult" yang mana seharusnya pangsa yang lebih "dewasa". Jadi, sungguh langkah berani. Hal ini mengingatkan saya pada novel-novel dewasa muda terjemahan yang berbobot.

Yang cukup menarik dan masih dipertahankan oleh Annisa Ihsani adalah gaya bahasa terjemahan yang digunakan. Saya cukup kerasan dengan gaya menulis seperti ini, meski agak kaku di beberapa bagian. Dan hal ini berhubungan dengan latar novel A untuk AmandaSebenarnya saya sendiri bingung meletakkannya sebagai kelebihan atau kekurangan. Beberapa peresensi juga sudah membahasnya. Awalnya saya kira latar tempat ini agak blurry. Nama-nama tokoh mengesankan ini novel lokal dengan nama-nama Amanda, Arief (yang saya ambil dari Burger Arief). Awal semester dimulai pada bulan September (pernah dibahas juga di resensi lain) yang menandakan kurikulum berbeda dengan Indonesia. Awalnya saya agak kagok, tapi lama-kelamaan nyaman juga. Katakanlah latar tempatnya benar-benar kota antah-berantah.

Dan, entah kenapa, saya merasa karakter Amanda semacam horcrux dari Mbak Annisa Ihsani. Jelas-jelas cerdas dari gaya menulisnya!

Secara keseluruhan, saya suka banget dengan novel ini! Setidaknya membuktikan bahwa novel remaja bisa berbobot, bukan sekadar bacaan luang dengan problematika cinta saja. Jadi, empat bintang penuh untuk Amanda. Omong-omong, saya suka karakter Helen/a!



* * *




GIVEAWAY
A UNTUK AMANDA


Satu buku A untuk Amanda bisa didapatkan pada giveaway kali ini. Caranya:
  1. Ikuti blog "Ulasan Novel Tsaki" lewat Google Friend Connect (GFC).
  2. Ikuti akun Twitter @TsakiDaruchi dan Twitter penulisnya, @nisaihsani.
  3. Bagikan tautan giveaway ini dengan akun media sosialmu dengan mention akun di atas beserta tagar #auntukamanda.
  4. Di dalam lingkungan sekolah atau kuliah, apa yang sering kali membuat kalian tertekan? Terangkan pada kolom komentar. Sertakan akun Twitter dan tautan share tweet kamu.
  5. Giveaway ini berakhir pada 17 April 2016. 
  6. Pengumuman pemenang pada 18 April 2016.

Semoga beruntung!

  • Share:

You Might Also Like

44 comments