Selasa, 02 Januari 2018

6 Tipe Penonton Paling Mengganggu di Bioskop

Selama setahun terakhir, gue jadi lebih suka menonton di bioskop. Tentu karena memang lebih menikmati sajian visual dalam layar lebar dan audio yang lebih cadas. Namun, pasti kalian pernah mengalami kejadian saat ingin menonton dengan tenang, tapi tiba-tiba ada yang mengganggu, kan? Gue sendiri sering mengalaminya. Biasanya, gue menegur kalau benar-benar sudah mengganggu kenyamanan gue dalam menonton. 

Sumber: jaidenphotography


I. Penonton Bercerita atau Mengobrol di Bioskop
Menurut gue, hal paling norak dan kampungan yang dilakukan di bioskop adalah bercerita atau bertanya tentang plot. Penonton tipe ini terdiri atas tiga jenis: pasangan, segerombol teman, dan penonton yang sudah menonton. Tipe pertama, kita bahas pasangan. Biasanya, gue paling sebal dengan orang yang berpacaran di bioskop. Kebanyakan (memang nggak semua) mereka akan mengobol mengenai film yang ditonton, seolah mereka menyewa satu studio penuh. Biasanya si cowok yang merasa paling tahu tentang film, seolah kritikus andal yang paham akan produksi film tersebut, bahkan nggak jarang secara proaktif bercerita pada si cewek tanpa diminta. 

Ada juga tipe segerombol teman yang terdiri atas tiga penonton atau lebih. Mereka tertawa, membahas keanehan film, berseru gemas saat aktor tampan pujaan mereka muncul, tanpa memedulikan orang lain. Boleh saja demikian, asal mereka membayar satu studio penuh. 

Tipe ketiga, biasanya penonton ini datang bersama temannya. Dia sudah lebih dulu menonton (atau mungkin membaca spoiler), lalu dengan entengnya akan berkata setelah kejadian C akan jadi Z, dari U jadi Y, dan sebagainya. Tentu saja hal ini mengganggu.

Dari tiga jenis penonton bercerita di bioskop, gue paling sering menemui tipe pertama. Biasanya kalau di awal-awal film, gue mungkin hanya berasumsi mereka bersikap demikian karena film baru dimulai. Namun, kalau lama-lama selalu demikian biasanya gue bakal langsung menegurnya. Cara halus tentu mencolek dan berbisik agar mereka nggak berisik. Kalau dengan gaya sopan nggak bisa, biasanya gue bakal menemui petugas agar menegur mereka (tapi PR banget karena hal itu akan membuat gue kehilangan momen menonton selama sekian menit). Cara paling mudah, berbisik keras "SSSTTTTT!!!" sampai membuat yang lain (atau yang merasa terganggu ikut-ikutan). Omong-omong, gue pernah kesal dengan penonton deretan depan, sampai-sampai menyiram popcorn saking berisiknya. Dan ya, mereka benar-benar diam.


II. Penonton Belakang yang Suka Menendang-nendang Kursi Kita
Gue nggak pernah paham kenapa kaki penonton tipe ini nggak bisa diam. Namun, sungguh, kalau kalian sedang menonton, jangan melakukan hal ini karena tentu membuat penonton lain nggak nyaman. Penonton seperti ini sangat menyebalkan karena gue nggak bisa menegurnya secara halus saat menonton. Namun, gue selalu menegur saat film selesai. Iya, gue memang sejengkel itu kalau diganggu saat menonton. Buat kalian yang menonton, yuk biasakan nggak pecicilan atau centil agar semuanya nyaman. Kalau kalian suka menendang-nendang begini, artinya kalian nggak menghormati satu sama lain. Sama-sama bayar kok!


III. Penonton Sengaja Salah Tempat Duduk
Apa kalian pernah mengalaminya? Sebenarnya gue jarang banget mengalami hal ini, bahkan seingat gue tahun ini nggak pernah. Namun, gue pernah mengalaminya dulu... banget. Bahkan yang salah tempat duduk malah lebih galak daripada gue. Kalau sampai best position yang sudah kalian pesan diambil orang nggak punya otak kayak begini, jangan ragu untuk mengambilnya lagi ya. Lagi pula, tagline "first come first serve" berlaku saat memesan dan membeli tiket, bukannya saat masuk ke bioskop. 


IV. Penonton yang Membawa Anak, tapi Tidak Melihat Batas Umur Film
Gue juga kesal kalau saat menonton, lalu melihat ada orangtua yang membawa anaknya ikut padahal jelas-jelas itu film dewasa. Gue bukan tipe yang nggak suka ada anak kecil di bioskop, tapi rasanya aneh saat film yang diputar sudah jelas-jelas ditulis "17+", tapi anak yang mungkin masih ikut kelompok bermain (playgroup) sudah dibawa. Mungkin mereka punya alasan-alasan khusus untuk membawa anak mereka ke bioskop. Namun, tanpa melihat batasan umur? Come on! Gue pun kerap kali mengajak adik gue pergi menonton (saat itu umurnya sembilan tahun) dan tentu saja film yang dipilih adalah film-film animasi dengan batas "SU" alias semua umur. Di sana berisik suara anak-anak tapi lumrah karena memang tontonan anak-anak. 

Suatu ketika, gue menonton Blade Runner 2049 (kalau nggak salah batasan umurnya 17+) dan ponontonnya sepi banget. Tapi, gue bingung kenapa dua deret di depan gue ada sepasang suami-istri yang mengajak anak mereka yang masih kecil (bukan balita), tapi sudah bisa bertanya, "Pi, Mi, kok lama banget sih nonton ini?" Untunglah, karena durasi film yang panjang, si orangtua ini bosan dan mengajak anaknya keluar bioskop. 


V. Penonton yang Menyalakan Ponsel 
Mungkin terdengar sepele, tapi sesungguhnya penonton yang mengotak-atik ponsel saat film berlangsung itu sangat mengganggu! Kondisi bioskop yang gelap, tentu membuat penglihatan kita terfokus pada sinar di depan alias layar. Lalu tiba-tiba ada yang membuka ponsel, asyik berkirim pesan, lupa brightness ponsel itu dibuat paling kecil, dan durasinya satu scene film. Gue sendiri sangat terganggu dengan penonton seperti ini. Bahkan dari tiga deret kursi, gue juga bisa terganggu. Bagaimana kalau dia ada di sebelah gue? Tentu saja gue bakal langsung menegurnya. Lain cerita dengan penonton yang mendapatkan panggilan penting. 

Selain tipe si penonton yang suka berkirim pesan ini, ada lagi yang lebih parah. Tentu saja si penonton kampungan yang kepingin kelihatan trendi dan kekinian, yang langsung siap siaga menyalakan kamera untuk direkam atau difoto untuk diunggah di Instagram Stories. Is it cool? Absolutely nope! Kalau memang merasa ingin pamer sudah menonton suatu film, bukankah bisa menjepret poster yang ada di lobi bioskop? Lagi pula, selain kampungan dan udik, tindakan itu juga nggak dibenarkan secara regulasi, bukan?


VI. Penonton Bau Badan
Nah, kalau ada penonton yang seperti ini sih sangat sulit ditegur ya. Biasanya, gue malah menyemprot parfum gue banyak-banyak. Tentu saja di badan gue, bukan di badan orang itu, hehehe. Atau paling simpel, semprot ke jaket kalau kalian memang bawa. Lalu kalau sudah kehabisan napas karena bau nggak sedap itu, bisa deh kita hidu dalam-dalam jaket yang sudah disemprot oleh parfum itu.



Jadi menurut gue itu enam penonton paling menggangu di dalam bioskop. Apa ada salah satu tipe penonton yang membuat gue nggak kerasan saat menonton film? Atau kalian punya tipe tersendiri? Yang jelas, mulai dari sekarang budayakan menonton dengan tingkah sopan. Kalau merasa terganggu, kalian berhak kok menegurnya, yang tentu dengan cara sopan. Jangan sampai kalian termasuk tipe penonton yang gue sebutkan di atas...!

P.S.: Kenapa sekarang XXI, Cinemaxx, dan CGV nggak pernah kasih imbauan untuk nggak berisik, nggak menyalakan ponsel, atau sebagainya sebelum film dimulai, ya? 

2 komentar:

  1. Gue paling sering kena penonton yg nendang kursi belakang gue. Nyebelin abis.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gue udah jarang sih, tapi memang annoying. Mungkin abis nonton bisa lihatin si penonton itu sambil bilang, "Mas, Mbak, saya punya rezeki berlebih. Mau ditraktir otak di Rumah Makan Padang nggak biar bisa mikir sedikit?" :))

      Hapus